cursor

Defender Black Blue

Selasa, 15 November 2016

SCP-169 MENGENAL HEWAN TERBESAR DI DUNIA



Anda pernah membayangkan ada mahluk purba yang masih hidup ukurannya melebihi suatu pulau jika anda mengetahui Amphicoelias Fragillimus yang ukurannya memang sangat edan dari kepala sampai ekor yah saja 60 meter mungkin gajah afrika tidak ada apanya,yah mahluk satu ini masuk dalam kategori mahluk terbesar di dunia amphicoelias fragilimus, tapi ada yang melebihi kegilaan mahluk satu ini  yaitu SCP 169 (the leviathan) melebihi Amphicoelias Fragillimus, ukurannya lebih edan dan bahkan melebihi suatu pulau yang ada di Indonesia bagaimana tidak menurut para peneliti mahluk ini berukuran 80 kilometer ( 80 KILOMETER ) bukan meter yah, kilo meter di luar nalar manusia bukan.

Bahkan belum ada sturuktur yang bisa menangkap atau menahan mahluk satu ini.



Saya pun tertarik untuk mengengali informasi tentang mahluk satu ini teryata dan saya piker mahluk ini sudah punah ditelan masa, namun saya menemukan beberapa penjelasan menurut pakar hewan mahluk ini masih ada, bahkan menurut para pakar keberadaan mahluk ini pun tidak bisa di perkirakan,

SCP 169 diketahui tinggal di Samudera Atlantik yang berdekatan sisi dengan benua Amerika. SCP 169 diduga terus bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Pergerakannya sendiri sangatlah lamban. Hal ini cukup masuk akal mengingat ukuran SCP 169 yang terlampau besar.



SCP-169 diduga merupakan sejenis arthropoda laut berukuran besar, yang dikenal sebagai “Leviathan” oleh para pelaut dahulu yang disebarkan melalui lisan. Diduga pada awalnya Leviathan hanya dijadikan sebagai mitos, namun SCP-169 atau Leviathan pernah terdeteksi oleh Mobile Task Force Gamma-6 selama penyelidikan aktivitas paranormal disekitar sebuah pulau yang dirahasiakan tempatnya. Selama penyelidikan, seorang dokter (kita sebut saja Dokter-X) menemukan sebuah pulau yang telah berpindah setidaknya tiga (3) kilometer dari lokasi semula.

Mekipun awalnya Dokter-X percaya bahwa gerakan ini disebabkan oleh pergeseran benua yang biasa terjadi dan bergerak secara cepat, misi pengintaian akhirnya dilakukan oleh Team USS-X. Team USS-X mengungkapkan bahwa pulau tersebut memiliki tonjolan seperti potongan batu yang keras dan mempunyai massa organik (hidup) yang sangat besar. SCP-Foundation pun diturunkan dan dibawa segera setelah penemuan tersebut untuk memulai membuat prosedur manajemen keamanan mengenai sesuatu yang dapat mengancam keamanan dunia.

Dr-X dan Dr-Y memperkirakan bahwa panjang tubuh SCP-169 kurang lebih 8000 km sebelum tahun 2000. Makhluk ini diduga telah ada sejak era pra-Kambrium. Tidak ada spesimen lain yang terlihat. Hampir tidak ada informasi yang bisa diketahui mengenai kebiasaan SCP-169, seperti kemampuan re-produksi (jika ada), sumber makanan dan tempat bersarang serta tempat koloninya. Penelitian tentang SCP-169 saat ini sedang menunggu persetujuan SCP-Foundation dengan negara-negara yang ada di seluruh dunia.

SCP-169 sendiri berbentuk pulau yang ternyata sudah berpenghuni. Namun setelah adanya kontrak penelitian yang dilakukan oleh SCP-Foundation, segera saja mereka mengevakuasi warga dengan berpura-pura adanya kenaikan permukaan laut (Fake Tsunami Alarm). Meskipun pulau ini sebenarnya masih berada di atas permukaan laut selama beberapa ribu tahun tanpa perubahan, namun dikhawatirkan bahwa setiap perubahan mendalam SCP-169 dapat mengakibatkan hilangnya  seluruh kepulauan disekitarnya. SCP-169 bergerak perlahan, kurang dari satu kilometer per minggu, tetapi tampaknya karena makhluk ini mengambang dan mengikuti arus laut. Gempa yang terjadi secara teratur tampaknya menunjukkan bahwa dia “bernapas” setiap tiga (3) bulan, menyebabkan pergeseran kecil di medan pulau-pulau lain serta menunjukkan bahwa makhluk itu sedang tidak aktif (sedang dalam hibernasi atau masa tidur panjangnya).

Team USS-X diterjunkan dengan semua campur tangan segera setelah penemuan SCP-169 dengan izin penuh dari pemerintah Amerika. Masyarakat dilarang memasuki kepulauan yang diciptakan oleh SCP-169 karena sejumlah kemungkinan besar penduduk terancam oleh spesies burung ganas yang muncul di pulau tersebut. NASA saat ini bekerja sama dengan SCP-Foundation dalam menjaga keberadaan SCP-169 agar tetap tenang dan saat ini memungkinkan penggunaan satelit NASA oleh SCP-Foundation untuk kegiatan fotografi SCP-169.

2 komentar:

  1. Hay sist! Mau info menarik tentang film film dunia? Silahkan junjungi blog saya thejugulshorror.blogspot.co.id oiya jangan lupa tinggalin jejak kalian dengan sebuah komentar terimakasiii😊

    BalasHapus
  2. Hay sist! Mau info menarik tentang film film dunia? Silahkan junjungi blog saya thejugulshorror.blogspot.co.id oiya jangan lupa tinggalin jejak kalian dengan sebuah komentar terimakasiii😊

    BalasHapus